BREAKING NEWS

Main Slider

“Keluar Atau Tidak Keluar Dari Oi Tetap Mendapat Tempat Di Hati Seorang Iwan Fals, Ber-Efek Apa Ke Ormas Oi??



 “Keluar Atau Tidak Keluar Dari Oi Tetap Mendapat Tempat Di Hati Seorang Iwan Fals, Ber-Efek Baik Atau Buruk Buat Ormas Oi??

Obrolan yang  kami ingin ceritakan ini bermula dari obrolan ringan di sekretariat Oi Jakarta Timur sambil ngopi, obrolan yg hanya dihadiri segelintir orang yg tau isu hangat di organisasi Oi. Yaah sedikit-sedikit menebak apa yang terjadi dan kemungkinan-kemungkinannya, justru obroln ini timbul karena kami mencintai Ormas ini.

Topik obrolan waktu itu adalah “Keluar dan Tidak Keluar Dari Oi Tetap mendapat Tempat Di Hati Seorang Iwan Fals, Ber-Efek Baik Atau Buruk Buat Ormas Oi??”.  Iwan Fals sebagai musisi yang banyak diidolakan orang juga diketahui sebagai salah satu Pendiri Ormas Oi di tahun 1999, tentu Bg. Iwan tau betul cara menempatkan diri sebagai idola dan sebagai pendiri Ormas (tak diragukan lagi), sosoknya sebagai seorang idola memang luar biasa dimata para penggemarnya begitu pula sosoknya sebagai pendiri ormas Oi dimata para anggotanya, juga luar biasa!, terlebih lagi Ketua Umum Ormas Oi kini dipegang/diamanahkan ke istri Beliau, Ibu Rosana listanto (Bu Yos).

Seperti yang sama-sama kita ketahui di Ormas Oi baru-baru ini ada kejadian “Mundurnya ketua BPW (Badan Pengurus Wilayah) Oi” lalu mendirikan sebuah Komunitas yg tetap berbasis anggotanya para penggemar Iwan Fals dan  memang Komunitas yang terbentuk untuk mewadahi para penggemar Iwan Fals, kita kaburkan saja nama Ketua BPW tersebut menjadi “O”. Kami memang belum mengetahui detil informasi pengunduran  diri “O” sebagai Ketua BPW Oi sudh melalui mekanisme Organisasi atau belum…atau malah tidak sama sekali memakai mekanisme Organisasi!, salah satu teman kami yang ikut ngobrol dan sedikit mengetahui Organisasi menceritakan cara pengunduran diri seorang Ketua BPW Oi yang sesuai dengan  menknisme Organisasi, woooww…ternyata ribet juga yah!!  Tapi memang itu mekanisme yang harus ditempuh di Organisasi bila seorang Ketua mau mengundurkan diri bukan nyelonong aja!! Hehehehee…(sambil nyeruput kopi).

Lebih lanjut teman kami menceritakan dengan detail mekanisme  pengunduran diri tersebut yg sesuai dengan Organisasi, dia katakan bahwa “ Pengunduran diri seorang Ketua BPW Oi harus mendapat persetujuan dari pemilihnya, yaitu BPK Oi diwilayah kepengurusan BPW Oi si “O” melalui forum resmi, Forum yang dimaksud adalah RAPIMWIL (Rapat Pimpinan Wilayah), yaitu rapat yg dihadiri oleh seluruh jajaran kepemimpinan  ditingkat Kota/Kabupaten, di Rapiimwil “O” harus menyampaikan niatnya yaitu mengundurkan diri dari Ketua BPW Oi, setelah disetujui barulah berita acaranya diserahkan ke BPP Oi agar diterbitkan SK pencabutan “O” sebagai ketua BPW Oi, di forum Rapimwil juga diagendakan untuk merekomendasikan segera penyelenggaraan MUSWILLUB (musyawarah Wilayah Luar Biasa) Oi untuk memilih pemimpin baru Ketua BPW Oi pengganti “O”yang telah mengundurkan diri”. Tentu banyak lagi yang teman kami ceritakan tapi tidak mungkin kami tulis disini karena terlalu panjang.


Marilah kita anggap mekanisme itu sudah dijalani si “O”  dan beliau resmi mengundurkan diri dari Ketua BPW Oi, setelah mengundurkan diri “O” ternyata mendeklarasikan pendirian sebuah Komunitas atau Fans Club (apalah namanya), tentu bg. Iwan (sapaan akran IWAN FALS) sebagai pendiri Ormas Oi mungkin cukup prihatin dengan mundurnya “O” dari ketua BPW Oi, apalagi masalahnya menurut kami tidak jelas!! Tapi bg. Iwan sebagai musisi (idola) tidak bisa melarang penggemarnya keluar dari ormas Oi lalu mendirikan lagi komunitas/fans Club, karena belum ada sejarahnya didunia seorang musisi “Memecat Penggemarnya”..hahahahahahaha, belum ada kan?? Begitu pula di Indonesia yang budaya ketimurannya atau budaya silahturahminya sangat kuat.

Lantas apa dampaknya terhadap Organisasi Oi?? , ini akhirnya yang membuat obrolan kami menjadi kencang dan alot hingga tengah malam. Pendirian sebuah Komunitas atau Fans Club yg dimotori oleh orang yg sengaja keluar dari Ormasi Oi bagi kami akan berdampak buruk tapi kami juga tidak bisa atau bahkan tidak mungkin melarang mereka nantinya bila silahturahmi ke Iwan Fals, karena mereka tentu mempunyai alasan “Bersilahturahmi ke Idolanya”. Posisi bg.Iwan sebagai salah satu Pendiri Ormas Oi tentu akan membuat persepsi diluar sana (kalangan pengurus Oi) bisa berbeda, niat “O” dkk bersilahturahmi tentu dianggap pengukuhan Fans Club nantinya oleh Ormas Oi dikalangan bawah yang belum mengerti, Alhasil orang akan berpendapat “ Keluar atau tidak keluar tetap diterima”, dari pada ribet diterima mending gak ribet tetap diterima toh.!!! 

Sikap terbuka bg. Iwan menerima kedatangan penggemarnya dengan membawa bendera komunitas atau Fans Club dikediamannya dapat disalah artikan nantinya yang akhirnya berdampak kurang baik di jajaran kepengurusan Ormas Oi, kami beranggapan bisa saja yang lain seperti itu (ikut-ikutan) bila kecewa sama Ormas Oi atau keluar dengan sengaja, keluar lalu mendirikan Komunitas atau Fans Club lalu agendakan ketemu/silaturahmi ke Iwan Fals lalu biar orang diluar sana yg menilai pertemuan itu mengukuhkan atau bukan, kami tentu beranggapan bukan pengukuhan karena kami mengerti...lalu bagaimana penilaian kawan diluar sana yang belum mengerti?. 
 Tentu Oi sebagai Ormas menempatkan sosok iwan Fals hanya sebagai Pendiri tapi banyak kalangan  Oi juga menganggap sebagai Pendiri dan Idola, memang agak berbeda sedikit dengan Komunitas atau Fans Club yang menganggap Iwan Fals hanya sebagai Idola, Ormas Oi mempunya batasan-batasan dan etika bila ingin bertemu seorang Iwan Fals, mungkin agendanya tentang Organisasi berupa program-program atau minta sedikit wejangan ala organisasi..hehehehehe…(tambah kopinya).

Seperti yang kami katakan pada permulaan obrolan ini bahwa kami hanya “menebak apa yang akan terjadi dan kemungkinan-kemungkinannya”, tidak ada maksud dari obrolan kami ini ingin menyudutkan seseorang apa lagi berburuk sangka terhadap pendiri Ormas ini (Iwan Fals), semua ini muncul karena kecintaan kami terhadap Ormas Oi, kami tidak mau Organisasi terlihat lemah hanya karena persoalan yg ringan itu (pengundur dirian “O”), justru yang kami mau itu menjadikan kekuatan Ormas Oi, Oi tidak boleh lemah karena “gertakan!!”, masih banyak orang yang masih setia menjalankan roda Organisasi diluar sana, sebagai orang yang perduli kami tidk berpengaruh dengan persoalan itu.!!

Sebelumkami akhiri obrolan ini kami ingin menyampaikan permohonan maaf kepada Iwan fals, Ketua Umum BPP Oi berikut jajarannya dan kawan-kawan semua bila  dalam obrolan kami ada kata-kata yang kurang berkenan, mohon dimaklum….karena inilah gaya Oi Jakarta Timur dengan segala ke-unikannya.

“KEBAHAGIAN KAMI ITU ADALAH KENYAMANAN MENJALANKAN ORGANISASI”


Salam Oi…!!!!!



Muyawarah Kota (MUSKOT) Oi Adalah Regenerasi Kepemimpinan Ormas Oi Di Tingkat Kota



Musyawarah Kota (MUSKOT) Oi adalah Pesta demokrasi Ormas Oi ditingkat Kota (BPK Oi), dikatakan juga sebagai Forum tertinggi rmas oi ditingkat Kota yg memiliki kewenangan memilih Ketua dan menetapkan kebijakan Program serta Kelembagaan ditingkat Kota, Regenerasi kepemimpinan akan ditentukan di MUSKOT, penataan organisasi ditingkat Kota 4 tahun kedepan pun akan diputuskan dan rekomendasi program-program kerja ditingkat Kota pun akan ditetapkan.   Berikut ini kami ingin sedikit berbagi mengenai “Pemilihan Ketua”, tentu ini adalah pendapat kami, perbedaan akan kita sikapi sebagai sebuah kekayaan pendapat, khususnya di Ormas Oi                                                                                                                                                                                                         
PEMILIHAN KETUA
 Sebagai seorang pemutus kebijakan sosok Ketua memang sangat menentukan, laju organisasi Ormas Oi ditingkat Kota setidaknya ada ditangan seorang Ketua melalui kebijakannya dan keputusannya setelah berkonsultasi dengan para pengurusnya. Oleh sebab itu pemilihan seorang Ketua tidak hanya dilihat dari 1 atau 2 faktor melainkan harus memenuhi seluruh standart/kriteria yang ditentukan setiap Kota (BPK Oi), tentu setiap Kota memiliki kriteria-kriteria /syarat tersendiri dalam pemilihan Ketua-nya.
Pemilihan seorang Ketua ditingkat Kota dengan syarat/kriteria-kriteria bisa dilakukan dengan kesepakatan di Persidangan yg termaktub di “ Tata Tertib” Persidangan atau juga bisa juga melalui kesepakatan Non Persidangan (musyawarah yg berakhir Aklamasi). 

Seorang Calon Ketua harus memiliki visi misi yg  baik untuk Organisasi, program-program yg  memberdayakan seluruh anggota dan mengetahui dengan detil kemauan anggotanya, selain itu  seorang calon Ketua pun harus memiliki ketegasan, keluwesan dalam mengelola organisasi, bijak memutuskan sesuatu dan siap menjadi mediator buat seluruh Kelompok Oi yang ada diwilayah Kotanya, jika ini dimiliki bukan tidak mungkin dia akan terpilih menjadi seorang Ketua di Musyawarah Kota Oi.  

Pemilihan seorang Ketua yg  tidak memiliki visi misi dan tidak memenuhi semua kriteria akan berdampak buruk buat Organisasi, anggota tidak mempunyai pegangan dan rasa kepecayaan untuk kemajuan organisasi akan melemah, organisasi akan berjalan ditempat yg pada akhirnya anggota membuat program/kegiatan diluar yg telah diputuskan dalam Rapat Kerja Kota (RAKERKOT) dan akhirnya seluruh anggota ditingkat Kelompok Oi akan berjalan sendiri-sendiri.

 
Harmonisasi antara Ketua dengan para Pengurusnya juga sangat menentukan jalan atau tidaknya sebuah program kegiatan yg telah ditetapkan, seorang Ketua harus dapat menjaga keharmonisan itu selama masa bhaktinya agar dapat menjalankan program dengan efektif, kehebatan seorang ketua juga dapat dilihat dari cara beliau mengatur Irama kepemimpinan dimana ketika organisasi terlihat lesu seorang ketua harus dapat mengobarkan semangat dan ketika anggota sedang semangat yang berlebihan Ketua dapat mengimbanginya.
 
Tentu banyak hal lagi yang harus dimiliki seorang calon Ketua jika ingin dipilih untuk memimpin, ini hanya sedikit saja yg dapat dipaparkan disini, perlu kami ingatkan juga bahwa setiap Kota tentu memiliki kriteria tertentu (tidak sama), bahkan ada seorang Calon Ketua terpilih karena beliau begitu berkharisma di Kotanya tanpa harus melalui proses-proses Persidangan atau dengan kata lain secara Kesepakatan dan Aklamasi. Itu baik juga jika memang anggota melalui Pengurus Kelompoknya turut mendukung semua kebijakan dan Program-program Organisasi.

Selama seorang Ketua dapat menjadi Mediator dan Fasilitator , dapat menjalin kerja sama yang baik dengan pihak luar, dapat menjaga keharmonisan organisasinya  di wilayahnya kami yakin  kemajuan organisasi ditingkat apapun akan berdampak baik, begitu pun sebaliknya jika ketua tidk memenuhi itu semua.
Sedikit disini kami ingin sedikit cerita tentang bagaimana sosok seorang Ketua diwilyah BPK Oi Jakarta Timur, selain  harus memiliki/memenuhi kriteria diatas seorang Ketua di Oi Jakarta Timur pun dituntut untuk memiliki “Ke-Unikan”, ke Unikan yg dimaksud adalah bagaimana seorang Ketua dituntut untuk tidak memiliki jarak dengan pengurus dan anggotanya, selain menjaga harmonisasi hubungan antar kelompok seorang Ketua Oi Jakarta Timur pun harus dapat menjalin hubungan baik dengan seluruh keluarga anggotanya. Ketua Oi Jakarta Timur pun harus memiliki sifat Humoris yg baik didepan anggotanya , mempunya waktu luang yg cukup untuk bertemu dan mengunjungi individu-anggotany, memiliki kepekaan yang berlebih dan tentu memiliki sifat sosial dan solideritas tinggi terhadap anggotanya.


Ketua Oi Jakarta Timur harus menyadari betul bahwa kekuatan di Jakarta Timur adalah “kekuatan Komunal bukan Individual”, kebersamaan  dan kekeluargaan yang dibangun dengan baik pun harus dapat dijaga, alhasil seorang Ketua di Oi Jakarta Timur wajib mejalin komunikasi yg intens. Ketegasan memang diperlukan tapi bukan berarti galak dan otoriter, justru senyumlah yg membuat Oi Jakarta Timur kuat..hehehehe

"SEORANG KETUA DIPILIH MUNGKIN KARENA LEBIH BIJAK DARI YANG LAIN DAN DAPAT MEMUTUSKAN SESUATU DENGAN BENAR, KENYAMANAN DAN KEBAHAGIAAN ANGGOTA DALAM BER-ORGANISASI ADALAH PRIORITAS DALAM MEMIMPIN"

Salam Oi..!!

Neo Amzah



SIAPAKAH YANG AKAN MEMIMPIN Oi JAKARTA TIMUR 4 TAHUN KEDEPAN??



Siapakah yang akan memimpin Oi Jakarta Timur 4 tahun kedepan.??
Sebuah pertanyaan besar yg jawabannya pun ditunggu-tunggu banyak orang di organisasi Oi, tentu bukan hal yg mudah memimpin Oi Jakarta Timur yg namanya sudah besar dengan prestasinya lewat program-program kerja dan loyalitas tinggi para anggotanya.
Beberapa nama tokoh dikalangan Oi Jakarta Timur sudah mulai bermunculan untuk memimpin Oi Jakarta Timur tapi belum dapat dipublikasikan mengingat nama tersebut nantinya akan diseleksi lagi oleh seluruh Kelompok Oi di Jakarta Timur yang pada akhirnya akan mengerucut dan dapat resmi dipublikasikan menjadi Calon Ketua Oi Jakarta Timur.

Kriteria-kriteria calon ketua pun sudah disodorkan oleh anggota yg nantinya akan digodok lagi oleh Badan Pekerja sebagai salah satu syarat memimpin Oi Jakarta Timur, sedikit kami membocorkan kriteria-kriteria itu, yaitu mempunya Loyalitas Tinggi terhadap Oi Jakarta Timur, Memahami benar karakter anggota Oi Jakarta Timur, Visi Misi yang menantang dan berjiwa sosial tinggi.
Tentu semua tokoh yang ada di Jakarta Timur memiliki persyaratan itu semua namun kehendak anggotalah yang akan memilih satu dari sekian banyak orang yang dijadikan pemimpin mereka.

Pesta Demokrasi ini rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 14 Desember 2014 di gdung BLK, Pondok Kelapa Jakarta Timur, tak kurang dari 32 Kelompok Oi akan ikut berpartisipasi pada acara ini untuk memilih pemimpin baru mereka, panitia juga akan menyediakan tempat untuk para penyaksi selain Peserta, peninjau dan Tamu undangan, Penyaksi adalah anggota Oi yang ingin menyaksikan proses pemilihan ketua tapi tidak memiliki hak bicara dan hak suara, lain halnya dengan peserta dan peninjau.
rencananya Muskot Oi Jakarta Timur akan mengundang dari berbagai unsur yaitu, DPP Oi, BPP Oi, BPW Oi DKI Jakarta, BPK Oi se-DKI Jakarta dan Nasioanal, tentu panitia mempunyai maksud mengundang begitu banyak tamu dikarena ini adalah perhelatan demokrasi yang dapat dijadikan rujukan buat kawan-kawan lain untuk menyelenggarakan hal yang sama.

Pada saat ini panitia sedang proses menyiapkan segala sesuatunya untuk penyelenggaraan Muskot, begitu pula badan Pekerja Muskot yg menyiapkan seluruh materi kerperluan Muskot seperti Juklak, Tata Tertib, Materi Komisi 1 ( materi GBHO) dan Materi Rekomendasi Program Kerja untuk persidangan, begitu juga penyiapan kriteria-kriteria Calon Ketua Oi Jakarta Timur.

Musyawarah Kota Oi Jakarta Timur VI yang rencananya juga akan digabungkan acara MILAD Oi Jakarta Timur ini dapat apresiasi yg luar biasa dari seluruh kawan2 Ormas Oi dan beberapa kalangan tokoh diwilayah Jakarta, menurut mereka inilah regenerasi kepemimpinan yg luar biasa disebuah Ormas tingkat Kota Jakarta Timur, Ormas Oi tidak dipandang sebelah mata di Kota Jakarta Timur oleh para tokoh-tokoh, itu sebabnya mereka sangat menantikan pemimpin baru Ormas Oi Jakarta Timur karena ini akan menentukan bentuk kerjasama program 4 tahun kedepan.

Insyaallah pemimpin yang terpilih nantinya dapat membawa Oi Jakarta Timur menjadi lebih baik dalam menjalankan program kerjanya, kami juga minta do'anya dari seluruh kawan-kawan dinegeri ini untuk kelancaran acara.

Berikut ini kami berikan hasil rapat Badan pekerja Muswarah Kota VI, jumat 14 November 2014 tentang pembahasan Petunjuk Pelaksanaan" MUSKOT.

A. PENDAHULUAN
Bahwa Organisasi Oi yang didirikan pada tanggal 16 Agustus 1999 di Desa Leuwinanggung, Cimanggis, Depok adalah merupakan organisasi swadaya masyarakat yang merupakan wadah pembinaan dan pemberdayaan masyarakat khususnya para penggemar Iwan Fals yang bersifat universal dan multi dimensional mencakup semua aspek kehidupan manusia, baik kehidupan moral spiritual, sosial, politik, ekonomi, budaya maupun hukum.
Bahwa sebagai sebuah organisasi yang bersifat demokratis dan terbuka bagi semua lapisan dan golongan masyarakat, Oi tidak membedakan asal usul, ras / etnis, suku, agama, status sosial maupun faham/aliran politik yang dianut anggota-anggotanya.
Bahwa Organisasi Oi juga merupakan media interaksi, komunikasi, wadah pembinaan dan pengembangan bakat dan kreatifitas bagi anggota Oi khususnya dan masyarakat pada umumnya, terutama di bidang kesenian, olahraga, pendidikan/kepustakaan, ekonomi/bisnis, kerohanian dan sosial.
Bahwa Badan Pengurus Kota Oi Jakarta Timur Tahun 2012-2014 dan Badan Pertimbangan Oi Kotamadya Jakarta Timur Tahun 2012-2014 akan segera mengakhiri masa bhaktinya pada tanggal 09 Des 2014, maka oleh karenanya sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Oi Bab II Pasal 2, Bab XII Pasal 20, 21, 22 dan 23 dan Anggaran Rumah Tangga Oi Bab IX Pasal 26, Bab X Pasal 29, Bab XI Pasal 31 perlu menyelenggarakan Musyawarah Kota Oi Jakarta Timur Ke VI Tahun 2014 sebagai pemegang kedaulatan tertinggi dalam organisasi Oi Kotamadya Jakarta Timur.

B. MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud dan tujuan diselenggarakannya Musyawarah Kota Oi Jakarta Timur Ke VI Tahun 2014 adalah :
1.Pemilihan Ketua Umum Badan Pengurus Kota Kota Oi Jakarta Timur;
2.Perumusan Rekomendasi Program Kerja Kepengurusan Badan Pengurus Kota Oi Kotamadya Jakarta Timur;

C. DASAR PENYELENGGARAAN
1.Anggaran Dasar Oi Bab II Pasal 2, Bab XII Pasal 20, 21, 22 dan 23;
2.Anggaran Rumah Tangga Oi Bab IX Pasal 26, Bab X Pasal 29, Bab XI Pasal 31;
3.Ketetapan Musyawarah Kota Oi Jakarta Timur Ke V Tahun 2012 Nomor : V/MUSKOT Oi/V/JKT/2012.

D. DASAR PELAKSANAAN
Surat Keputusan Ketua Umum Badan Pengurus Kota Oi Jakarta Timur Nomor : 001/Tahun 2014 tanggal 09 Desember 2014.

E. TEMA DAN SUB. TEMA
Tema “Satukan Tekad Bangkit Untuk Perubahan”

F. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Hari : Minggu,
Tanggal : 14 Desember 2014
Tempat : Balai Latihan Kesenian ( BLK ) Jakarta Timur.
Jl. H. Naman, Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

G. PENYELENGGARA
1.Penyelenggara Musyawarah Oi Kotamadya Jakarta Timur Ke VI Tahun 2014 adalah Badan Pengurus Kota Oi Jakarta Timur;
2.Badan Pekerja Musyawarah Oi Kotamadya Jakarta Timur Ke VI Tahun 2014 (terlampir);
3.Panitia Pelaksana Musyawarah Oi Kotamadya Jakarta Timur Ke VI Tahun 2014 (terlampir);

H. ACARA POKOK
1.Pembukaan.
2.Sidang-sidang Paripurna dan Sidang Komisi-komisi :
a. Pembahasan Rancangan Tata Tertib serta Agenda dan Jadwal Musyawarah Oi Kota Jakarta Timur Ke VI Tahun 2014;
b. Pemilihan Pimpinan Musyawarah Oi Kota Jakarta Timur Ke VI Tahun 2014;
c. Pidato Laporan Pertanggung Jawaban Ketua BPK Oi Jakarta Timur masa bhakti 2012-2014;
d. Pembahasan Garis Garis Kebijakan Program Dan Kelembagaan Organisasi Oi Kota Jakarta Timur Tahun 2014-2018 oleh Komisi I;
e. Pembahasan Rekomendasi Program Kerja Oi Kota Jakarta Timur Musyawarah Oi Kotama Jakarta Timur Ke VI Tahun 2014 oleh Komisi II;
3. Pemilihan dan Penetapan Ketua Badan Pengurus Kota Oi Jakarta Timur masa bhakti Tahun 2014-2018;
4. Pemilihan dan Penetapan Ketua dan Tim Formatur Oi Jakarta Timur masa bhakti Tahun 2014-2018
5. Penutupan

I. KETENTUAN PESERTA, PENINJAU, TAMU UNDANGAN DAN PENYAKSI
1. Peserta Musyawarah Kota Oi Jakarta Timur Ke VI Tahun 2014 adalah :
a. Utusan Badan Pengurus kelompok Oi se Kota Jakarta Timur yang terdiri dari 2 Orang;
b. Badan Pengurus Kota Oi jakarta Timur ( Ketua,Sekretaris,Bendahara yang terdiri dari 3 orang );
2. Peninjau Musyawarah Kota Oi Jakarta Timur Ke VI Tahun 2014 adalah :
a. Utusan Badan Pengurus Kelompok Oi Se-Jakarta Timur Terdiri dari 1 Orang;
3. Tamu Undangan Musyawarah Kota Oi Jakarta Timur VI Tahun 2014 adalah :
a. Unsur Dewan Pertimbangan Oi
b. Unsur Badan pengurus Pusat Oi
c. Unsur Badan Pengurus wilayah Oi DKI Jakarta
d. Unsur Dewan Pembina Badan Pengurus Kota Oi Jakarta Timur
e. Unsur Pemerintah
f. Unsur Masyarakat Yang Lain
4. Penyaksi Musyawarah Kota Oi jakarta Timur VI Tahun 2014 Adalah :
Anggota Oi yang ingin menghadiri Muskot Oi jakarta timur

J. SYARAT-SYARAT PESERTA, PENINJAU, TAMU UNDANGAN DAN PENYAKSI
1. Syarat-syarat Peserta Dan Peninjau Musyawarah Kota Oi Jakarta Timur VI Tahun 2014 adalah :
(a). BPKel Oi Yang berhak mengikuti Muskot Oi Jakarta Timur adalah yang terdaftar di BPK Oi Jakarta Timur Periode 2012-2014;
(b). Utusan BPKel Oi Wajib Menyerahkan Formulir Keanggotaan Minimal 5 ( Lima ) Anggota;
(c). Utusan BPKel Oi Wajib Menyerahkan Surat Mandat Yang ditandatangani Oleh ketua BPKel Oi;
(d). Mendaftarkan diri dengan mengisi Formulir Registrasi Peserta di Bagian Pendaftaran Peserta Panitia Pelaksana Musyawarah Oi Kotamadya Jakarta Timur Ke VI Tahun 2014 ( pada hari H );
(e). Bersedia menghadiri seluruh rangkaian persidangan Musyawarah Oi Kotamadya Jakarta Timur Ke VI Tahun 2014 dengan memenuhi dan mentaati Peraturan Tata Tetib Musyawarah Oi Kotamadya Jakarta Timur ke VI Tahun 2014 dan Tata Tertib Umum Kepesertaan.
2. Syarat-syarat Tamu Undangan Musyawarah Oi Kota Jakarta Timur Ke VI Tahun 2014 adalah :
(a). Membawa Surat Undangan dari panitia pelaksana Muskot Oi Jakarta timur;
(b). Mendaftarkan diri dengan mengisi Formulir Registrasi Tamu Undangan di Bagian Pendaftaran Peserta Panitia Pelaksana Musyawarah Oi Kotamadya Jakarta Timur Ke VI Tahun 2014 ( pada hari H );
3. Syarat-Syarat Penyaksi Musyawarah Kota Oi Jakarta Timur adalah :
Mengisi Daftar Hadir Pada Hari H di Lokasi Musyawarah Kota Oi jakarta Timur

K. KETENTUAN LAIN-LAIN :
1. Setiap Peserta dan Peninjau akan menerima :
(a). Tanda Peserta (ID Card) Peserta dan Peninjau Musyawarah Kota Oi Timur Ke VI Tahun 2014;
(b). Bahan-bahan Materi Persidangan, berupa :
a. Pengantar Laporan Pertanggung Jawaban Ketua Badan Pengurus Kota Oi Jakarta Timur masa bhakti Tahun 2012-2014;
b. Rancangan Tatib dan Agenda Musyawarah Kota Oi Jakarta Timur Ke VI Tahun 2014.
2. Setiap Badan Pengurus Kelompok Oi Se-Jakarta Timur Menyerahkan Formulir Bakal Calon Selambatnya 3 hari setelah diterima oleh Kelompok Kepada Humas Panitia Pelaksana Muskot
3. Peserta agar membawa peralatan tulis-menulis dan peralatan pribadi lainnya;
4. Panitia tidak menyediakan fasilitas kendaraan/transportasi baik untuk Peserta maupun Peninjau;
5. Peserta harus sudah hadir dan melakukan registrasi pada hari : Minggu, 14 Desember 2014 pukul 09.00 WIB.

Jakarta Timur, 14 November 2014
BADAN PEKERJA MUSYAWARAH KOTA VI Oi JAKARTA TIMUR



Salam Oi.!!!!!!!

Panitia Pelaksana Musyawarah Kota Div. Informasi dan Publikasi
Neo Amzah
Agus Tri








BPK Oi JAKARTA TIMUR AKAN MELAKSANAKAN MUSKOT VI DAN MILAD 15





Salam Oi..!!!

2 tahun sudah berlalu sejak digelarnya MUSKOT V Oi Jakarta Timur, tepatnya pada tgl 9 Desember 2012, pada saat itu Musyawarah Kota memilih Bpk Akmal sebagai ketua Oi Jakarta Timur Periode 2012-2104.


Banyak sudah pencapaian program selama Oi Jakarta Timur dipimpin Bpk. Akmal, Oi Jakarta Timur dibawa lebih demokratis dan religius, tercatat beliau dapat menyelenggarakan 2 kali acara sakralnya Oi Jakarta Timur, yaitu acara PETRIDUMA 6 dan PETRIDUMA 7. Dharma wanita pun dihidupkan kembali dimasa kepemimpinan beliau dan kerjasama antar lembaga ormas Oi juga ttp dijaga bahkan diperkuat.

Kini setelah 2 tahun beliau memimpin akhirnya amanat yg diberikan melalui Musyawarah Kota unt menyelenggarakan kembali Musyawarah Kota VI akan digelar, regenerasi kepemimpinan harus dijalankan sesuai amanat AD/ART Ormas Oi, Panitia MUSKOT dan Badan Pekerja MUSKOT pun sudah dibentuk dan penyelenggaraan sedang berjalan/berproses. Oi Jakarta Timur dipastikan akan mengadakan pesta Demokrasinya pada bulan desember nanti yg rencananya juga akan dibarengi dengan acara Ulang Tahun-nya.


Ini adalah acara yg ditunggu-tunggu, mengingat seluruh anggota Oi Jakarta Timur msh menebak-nebak siapakah calon pemimpin baru Oi Jakarta Timur. Beberapa nama memang sudah mulai bermunculan, bahkan para kalangan berharap pemimpin baru Oi Jakarta Timur yg akan datang diisi oleh kaum muda, ini bukan tanpa sebab mengingat Oi Jakarta Timur memiliki SPEED yg tinggi dlm menjalankan program kerjanya, untuk itu kaum muda sangat cocok untuk memimpin Oi Jakarta Timur.

Perhelatan Pesta Demokrasi Ormas Oi tingkat Kota (MUSKOT) Oi Jakarta Timur rencananya akan diselenggarakan didaerah Klender, tempat dimana MUSKOT V diadakan dulu, menurut panitia tempat itu sgt ccocok untuk menampung banyak orang dan bagus untuk melaksanakan Persidangan dikarenakan lokasinya sgt strategis ditengah2 kota Oi Jakarta Timur.

32 Kelompok Oi Jakarta Timur pun bersepakat dan berkomitmen untuk menyukseskan acara ini, pada rapat Panitia dan Badan Pekerja Muskot yg diadakan disekretariat Oi Jakarta Timur, Rabu 12 November 2014 seluruh peserta sepakat untuk menyukseskan acara Pesta Demokrasi dan MILAD Oi Jakarta Timur.

Rencananya pada MUSKOT ini juga Oi Jakarta Timur akan mengundang Ketua Umum Ormas Oi dan Sekjen BPP Oi berikut jajarannya, Ketua BPW Oi berikut jajarannya dan seluruh Ketua dan pengurus BPK Oi se-DKI Jakarta, dapat dipastikan bahwa acara ini akan berlangsung meriah dan mudah2an mendapatkan hasil yg baik.

Berikut ini kami sampaikan struktur panitia dan Badan Pekerja MUSKOT dan MILAD Oi Jakarta Timur:



Badan Pekerja


Ketua merangkap anggota                       :  Soedick Purnomo
Wakil Ketua merangkap anggota              :  Fajar Yulianto
Sekretaris merangkap anggota                :  Roby Saputra
Anggota-anggota                                    :  1.  Neo Amzah
                                                               2.  Putra Nanda Gustira
                                                               3.  Ryan Arianto
                                                               4. Tarmudi Agus
                                               
             
Panitia Pengarah

      Ketua Umum Badan Pengurus Oi Kotamadya Jakarta Timur
      Ketua Badan Pertimbangan Oi Kotamadya Jakarta Timur
      Wakil Ketua/Ketua Harian Badan Pengurus Oi Kotamadya Jakarta Timur


 Panitia Pelaksana

Ketua Pelaksana                         : Indra Maulana
Sekretaris                                              :  Achmad Hari Priyanto
                                                               Ryan Arianto
Bendahara                                             :  Nurhikmah
Koordinator-koordinator  :
Bidang Persidangan dan Risalah               : 1) Fitri Agustira
                                                              2) Olie
Bidang Acara Non Persidangan                : 1) Ryan Abay
                                                              2) Suryani
Bidang Sekretariat & Kepesertaan              1) Nurlaela                 
                                                              2) Noy
                                                              3) Reni
                                                              4) Eni
Bidang Sarana/prasarana                        : 1) Eka Cahyadi
                                                              2) Triyanto
                                                              3) Yakub
                                                              4) Hasanudin
                                                              5) Ibrahim

Bidang Pendanaan & Usaha                     : 1) Soedick Purnomo
                                                              2) M. Rony
Bidang Humas                                        : 1) Ariyanto
                                                              2) Muhammad Luthfi
                                                              3) M. Abdillah
                                                              4) Bayu
Infokom                                     : 1) Neo Amzah
                                                    2) Agus Tri


Mari kita sukseskan bersama..!!! 



 
Back To Top
Copyright © 2014 Berita Oi. Designed by OddThemes