BREAKING NEWS

Main Slider

Buletin Oi Jakarta Timur: RAKERKOT VI Oi JAKARTA TIMUR, 19 APRIL 2015 "BEKERJA, BERKARYA DAN BERDAYA"

Buletin Oi Jakarta Timur, Badan Pengurus Kota Oi Jakarta Timur sebagai suatu wadah organisasi yang diharapkan mampu mengakomodir segala aspirasi anggotanya yang timbul maka diperlukan suatu forum yang dapat menentukan arah dan tujuan dari sebuah organisasi untuk dapat merealisasikan segala aspirasi yang timbul. Oleh karena itu, sebagai langkah awal untuk menentukan dan menetapkan arah dan tujuan Badan Pengurus Kota Oi Jakarta Timur secara utuh dapat dilakukan melalui suatu kegiatan yang dinamakan “Rapat Kerja Kota (Rakerkot) Oi Jakarta Timur”, dalam kegiatan ini kita dapat menentukan arah dan tujuan yang akan dicapai serta menetapkan segala program kerja yang akan dilaksanakan untuk dapat mengakomodir segala aspirasi yang berkembang dikalangan anggota Oi Jakarta Timur.

Rencananya Rakerkot VI Oi Jakarta Timur ini akan diadakan pada tanggal 19 April 2015 yang mengambil tempat di Gedung SKKT Malaka Jaya-Jakarta Timur dan mengambil tema "Bekeja, Berkarya dan Berdaya", menurut ketua pelaksana Ryan Aryanto yg juga Sekjen BPK Oi Jakarta Timur bahwa pelaksanaan Rakerkot ini menindak lanjuti hasil rekomendasi Program Kerja Musyawarah Kota VI Oi Jakarta Timur dimana Bpk Fajar Yulianto terpilih menjadi ketua Oi Jakarta Timur masa bhakti 2014-2018, Rakerkot ini akan membahasa seluruh Program-Program yang sudah disepakati bersama dan akan direalisasikan programnya oleh masih-masing Divisi kepengurusan Oi Jakarta Timur, ujar Ryan.

Persiapan-Persiapan materi dan yang berhubungan dengan pelaksanaan Rakerkot ini pun sedang berproses dimana setiap Divisi akan melaporkan atau menyerahkan program kerjanya selama 4 tahun, baik program kerja jangka panjang maupun program kerja jangka pendek, Semua sudah kami siapkan apa-apa yang dibutuhkan dalam pelaksanaan Rakerkot VI ini, baik materi maupun dana penyelenggaraan, semua panitia bekerja sesuai tugasnya dan kami rasa itu sudah lebih dari cukup, ujar ketua BPK Oi Jakarta Timur Bpk. Fajar Yulianto (Cubluk). Sebelumnya memang diakui oleh ketua Oi Jakarta Timur bahwa Rakerkot VI ini akan diundur pelaksanaannya mengingat begitu padatnya kegiatan yang ada di Oi Jakarta Timur , namun karena satu hal yang mendesak Rakerkot VI ini pun akhirnya dipercepat pelaksanaannya agar Pengurus Oi Jakarta Timur masa bhakti tahun 2014-2018 dapat langsung bekerja dan memetakan program-program yang ber-skala prioritas.

Pelaksanaan Rakerkot ini sendiri padapelaksanaannya sudah ditentukan aturan-aturan mainnya, salah saunya peserta yang diundang, rencananya paanitia pelaksana akan menerbitkan Petunjuk Pelaksanaan Rakerkot dimana jumlah kepersetaan akan diatur didalamnya, pada umumnya Rakerkot akan mengundang 2 Peserta dari tiap-tiap kelompok Oi  dan wajib dihadiri oleh seluruh Jajaran pengurus Oi Jakarta Timur Masa Bhakti 2014-2018. Pengurus nantinya akan memaparkan seluruh program kerjanya disidang Rakerkot dimana peserta nantinya yang akan menyetujui atau tidaknya program kerja itu untuk dilaksanakan, peserta pun ber-hak untuk menjadikan sebuah program kerja menjadi skala prioritas.

semoga acara Rakerkot VI Oi Jakarta Timur dapat berjalan dengan lancar dan sukses serta menghasilkan keputusan-keputusan yang menjadikan sebuah program kerja yang jitu untuk kebaikan masyarakat dan pemberdayaan anak muda.


SEGERA HADIR DIBULAN APRIL..!!

EDISI PERDANA BULETIN Oi JAKARTA TIMUR
BERITANYA GAYA KITA



 PENDAKIAN BERSAMA PART 2 JELAJAH ALAM Oi JAKARTA TIMUR

Mt PRAU - DIENG, 14-17 MEI 2015


Melangkah Bersama Jadikan Alam Sahabat Kita...!!
Masih Kita Tunggu Untuk 15-Set Kouta Lagi
Idr : 550.000/Orang Minimal DP 30% )
FASILITAS :
* Bus AC Set 59 PP-> Jakarta Dieng Start Depan Mc Donal Jatiwaringin
* Homstay + Makan 2 x. Sebelum Pendaki Dan Sesudah Pendakian
* Simaksi Mt Prau
* Simaksi Wisata Dieng
* Sovenir
* Kaos Ifent Lengan Panjang
* Dokumentasi Foto Saat Ifent
* Seticker
* Doorprice
* DLL
Peserta Terbatas 50 Kouta /
Terbuka Untuk Umum Pembayaran Bisa Diangsur,
Batas Ahkir Pendaftaran 20 April 2015,
Tehcnikal Meeting 25 April 2015 Alamat Pendaftaran
.JL..SETIA 1 RT.003/012.NO 18 JATIWARINGIN-PONDOK GEDE -BEKASI
More Info :
- Imam : 085311378976
- Nur Hikmah : 081218176184/BBM .76885993
-Tarmudi Agus : 085719419315/BBM.7412C2F3
- Abenk : 089653316358/BBM.751C7BDF
*Via Rek :
- Bca : 2302313441. A/N. NUR HIKMAH
- Mandiri :166-00-0116720-4 A/N. TARMUDI
- Supprted By :
* Larva Shop
*Teras Kita Outdoor Shop
*Akasaka Outdoor Sandal
*Arpac Natural Of Energy
*Yamaha Jelajah Alam
* Bekap Adventure Comunitty
* Adler Adventure
*Zona Matic 17
* Badan Pengurus Kota Oi Jakarta Timur
- Media Partner : Sonora 92.0 Fm
- Guestar Wilems Tasiam Pelopor Pendaki Marahton

JELAJAH Oi JAKARTA TIMUR....AKAN MENGGELAR PENDAKIAN BERSAMA PART 2, MT PRAU - DIENG


Setelah sukses mengadakan pendakian bersama di Mt Papandayan kini jelajah Alam Oi Jakarta Timur akan mencoba mengadakan kembali pendakian bersama part 2 di Mt, Parau - Dieng.
Pendakian yang aka mengambil tema " Melangkah Bersama Jadikan Alam Sahabat Kita" ini rencananya akan di gelar pada tanggal 13-17 Mei 2015. Pendakian bersama yang akan melibatkan para penjelajah alam Oi Jakarata Timur ini pun akan mengikut sertakan komunitas-komunitas para pendaki gunung, ini dimaksud untuk menjalin tali silaturahmi antar pecinta alam.
Rencana pelaksanaan pendakian ini pun sudah digodok dari jauh-jauh hari mengingat begitu banyaknya para peminat yang ikut serta dalam pendakian ini, pendaftarannya pesertanya pun sudah dibuka dari jauh-jauh hari agar dapat meminimalisir kendala tekhnis dalam pendakian, menurut ketua Jelajah Alam Oi Jakarta Timur "Eka Cahyadi (Imam)" bahwa pendakian ini membawa pesan lingkungan, seperti sebelumnya kami mendaki bukan sekedar wisata tp ada pesan yang kami bawa kesana yaitu "kepedulian kita akan alam dan sampah-sampah di gunung", kami berusaha untuk melakukan yang terbaik buat Alam dan menjadi garda utama dalam menjaga keseimbangan Alam terutama sampah.

Jelajah Oi Jakarta Timur adalah lembaga otonom diwilayah struktur keorganisasian ditingkat Kota Oi, pada perkembangannya Jelajah Oi Jakarta Timur kini lebih Mandiri untuk menyusun program-program kegiatan, baik itu kegiatan pendakian maupun kegiatan sosial lainnya. Pendakian Bersama Part 2 adalah kegiatan program lanjutan setelah Musyawarah Kota Oi Jakarta Timur pada bulan desember 2014 lalu.

Pendakian bersama Part 2 ini rencananya akan menggelar pembrangkatan awal di wilayah Jatiwaringin, kesepakatan inipun akan dibicarakan ulang pada Technical Meeting yang akan diadakan pada tanggal 25 April 2015, selanjutnya hasil rapat tersebut akan menentukan segala persiapan tekhnis Pendakian, mulai dari pemberangkatan hingga kembali/pulang. Ada yang berbeda pada acara pendakian kali ini...yaitu hadirnya dan ikut sertanya Bpk Wilems Tasiam (Pelopor Pendaki Marahton) bersama kami, ini adalah sebuah kehormatan besar sekaligus kebanggaan buat kami (Jelajah Oi Jakarta Timur)


Semoga apa yang telah direncanakan dan diadakan dapat berjalan dengan lancar, kami segenap pengurus Jelajah Alam Oi Jakarta Timur memohon doa dan dukungan dari seluruh kawan-kawan Oi agar acara ini dapat terselenggara dengan baik dan lancar, semoga pula pesan yang akan kami bawa tentang Alam dan lingkungan dapat bermanfaat buat kebaikan Ormas oi dan Masyarakat Indonesia pada umumnya, ujar Imam.




Salam Oi..!!










Yuks Guy Buruan Daftarkan Segera Diri Anda Untuk Mengikuti : 


Pendakian Bersama. ll Mt Prau + Wisata Dieng 13-17.Mei 2015,
Wiht JelajahAlam Oi Jakarta Timur Melangkah Bersama Jadikan Alam Sahabat Kita...!!

Masih Kita Tunggu Untuk 15-Set Kouta Lagi
Idr : 550.000/Orang Minimal DP 30% )
FASILITAS :
* Bus AC Set 59 PP-> Jakarta Dieng Start Depan Mc Donal Jatiwaringin
* Homstay + Makan 2 x. Sebelum Pendaki Dan Sesudah Pendakian
* Simaksi Mt Prau
* Simaksi Wisata Dieng
* Sovenir
* Kaos Ifent Lengan Panjang
* Dokumentasi Foto Saat Ifent
* Seticker
* Doorprice
* DLL
Peserta Terbatas 50 Kouta /
Terbuka Untuk Umum Pembayaran Bisa Diangsur,
Batas Ahkir Pendaftaran 20 April 2015,
Tehcnikal Meeting 25 April 2015 Alamat Pendaftaran
.JL..SETIA 1 RT.003/012.NO 18 JATIWARINGIN-PONDOK GEDE -BEKASI
More Info :
- Imam : 085311378976
- Nur Hikmah : 081218176184/BBM .76885993
-Tarmudi Agus : 085719419315/BBM.7412C2F3
- Abenk : 089653316358/BBM.751C7BDF
*Via Rek :
- Bca : 2302313441. A/N. NUR HIKMAH
- Mandiri :166-00-0116720-4 A/N. TARMUDI
- Supprted By :
* Larva Shop
*Teras Kita Outdoor Shop
*Akasaka Outdoor Sandal
*Arpac Natural Of Energy
*Yamaha Jelajah Alam
* Bekap Adventure Comunitty
* Adler Adventure
*Zona Matic 17
* Badan Pengurus Kota Oi Jakarta Timur
- Media Partner : Sonora 92.0 Fm
- Guestar Wilems Tasiam Pelopor Pendaki Marahton

SIAPAKAH PENDIRI ORMAS Oi.?


SIAPAKAH PENDIRI Oi.??


“Ormas Oi didirikan Oleh Virgiawan Listanto dan penggemar Iwan Fals dalam Silaturahmi Nasional di Desa Leuwinanggung kecamatan Cimanggis, kota Depok pada tanggal 16 Agustus 1999 untuk waktu yang tidak terbatas dan untuk selanjutnya tanggal tersebut dijadikan sebagai hari jadi Oi”, itulah bunyi Anggara Dasar Ormas Oi BAB I Pasal I ayat 3, tentu kita semua sepakat bahwa Ormas Oi didirikan oleh Iwan Fals dan Penggemarnya.



Seperti yang kita ketahui juga bahwa selain Iwan Fals ada penggemar Iwan Fals yg ikut serta mendirikan Ormas Oi pada tahun 1999 yg jumlahnya “konon” 300 orang, sedangkan bicara penggagas ada 5 orang, yaitu Iwan Fals, Rosana Listanto (Yos), Makmun, Endi Aras dan Kresnowati Sumitro, Pertanyaannya adalah Siapa sajakah 300 orang Penggemar Iwan Fals yang ikut mendirikan Ormas Oi.??,  Adakah bukti nama-nama 300 orang tersebut??, Apakah akte Pendirian Ormas Oi menuliskan nama 300 orang itu?? Apakah 300 orang itu memang benar-benar datang untuk mendirikan Ormas Oi??. 



Jika didalam Anggaran Dasar BAB I Pasal I ayat 3 Ormas Oi didirikan oleh Iwan Fals dan Penggemar Iwan Fals tanpa menyebutkan  nama-namanya maka orang-orang dapat saja meng-klaim dirinya sebagai Pendirian Ormas Oi, ini bisa dimungkinkan karena dari 300 orang tersebut pun kita tidak tahu siapa-siapa saja nama pelakunya, apalagi Ormas Oi tidak memiliki bukti tertulis nama-nama tersebut dan Anggaran Dasar Ormas Oi -nya pun hanya menyebut “Penggemar Iwan Fals”, secara logika orang akan bisa saja menyebut dirinya hadir pada pertemuan tersebut atau mereka juga bisa bilang “saya juga kan penggemar Iwan Fals!!”, kalau pun Ormas Oi mau menyanggah mereka bukan Pendiri tentu harus ada bukti tapi bukti itu pun tidak ada.


Mungkin ini tidak masalah jika para pelaku sejarah pendiri Ormas Oi ini masih ada dan kita tetap sepakat bahwa Iwan Fals dan 300 orang penggemarnya itu terlibat dalam pendirian Ormas Oi ini, tapi ini akan menjadi perdebatan dan problem yang panjang ketika Ormas Oi dijalankan oleh penerus-penerus kita nanti (anak-cucu). Penerus-penerus kita akan bingung dengan kata-kata “didirikan oleh Iwan Fals dan penggemar Iwan Fals dan dengan jumlah penggemarnya yang 300 orang”, sekarang ini kita saja bingung siapa aja 300 orang tersebut apa lagi nanti penerus-penerus  kita yang jelas bukan pelaku.



Belakangan ini mungkin sering kita dengar beberapa orang mengaku sebagai Pendiri Ormas Oi tahun 1999 dan kita kadang susah untuk menyanggahnya karena ketidak tahuan kita tentang data nama-nama 300 orang para penggemar Iwan Fals tersebut dan lebih parahnya lagi Anggaran Dasar hanya menyebutkan “Penggemar Iwan Fals” tanpa menyebutkan 300 Penggemar Iwan Fals, itu bisa di artikan bahwa siapa saja penggemar iwan Fals berarti Pendiri Ormas Oi dan ber-hak mengklaim sebagai pendiri walau mereka tidak hadir dihari pendirian Ormas Oi.



Secara pribadi saya berpendapat bahwa pendiri Ormas Oi itu adalah para Penggagasnya, yaitu Iwan Fals, Rosana Listanto, Makmun, Endi Aras dan Kresnowati Sumitro. Tanpa mengurangi rasa hormat terhadap 300 orang yang hadir pada silaturahmi tahun 1999 kami menganggap mereka itu adalah Penyaksi Pendirian, ini penting untuk sama-sama kita luruskan karena dari 300 orang penggemar Iwan Fals yang hadir waktu itu tidak semua tahu bahwa mereka datang untuk mendirikan Ormas Oi apalagi data-data namanya pun tidak terlalu jelas siapa saja, yang mereka tahu ada undangan untuk bersilaturahmi dengan Idolanya dan mungkin saja ada beberapa orang yang tidak sepakat kalau penggemara Iwan Fals dikumpulkan dalam sebuah Ormas.

Kalau pertanyaan –pertanyaan tersebut kita rangkum mungkin akan mengurangi “Validasi’ pendirian Ormas Oi,  karena memilki pro Kontra didalamnya, namun jika kita rampingkan bahwa pendiri Ormas Oi itu para Penggagasnya maka tak ada pro kontra didalamnya karena ke 5 nama tersebut semua sepakat akan berdirinya Ormas Oi dan jelas nama-namanya.



Saya hanya membayangkan bagaimana sejarah Ormas Oi ini nanti dikupas oleh para penerus-penerus kita sedangkan para pelaku sejarahnya pun sudah tidak ada, ini akan menjadi keruwetan tersendiri nantinya dan akhirnya Ormas Oi akan  “samar” dalam sejarahnya karena memiliki dua sudut pandang yang berbeda dalam penulisan maupun fakta dilapangan, difakta lapangan (Testimoni) bahwa Pendiri Ormas Oi adalah “Iwan Fals dengan 300 penggemarnya” sedangkan bukti penulisannya, baik di Anggaran Dasar maupun Akte Pendirian Ormas Oi dikatakan bahwa Oi didirikan oleh “Iwan Fals dan Penggemarnya” tanpa menyebut 300 orang tersebut dan tanpa data-data valid nama-namanya.



Masih ada waktu untuk meluruskan ini semua atau menyepakati secara bersama-sama tentang siapa Para Pendiri Ormas Oi ini. Jikalau kita sepakat bahwa pendiri Ormas Oi ini adalah Iwan Fals dan 300 Penggemarnya maka data-data nama tersebut harus mulai kita kumpulkan sekarang dan redaksional dalam Anggaran dasar maupun Akte Pendiri Ormas Oi harus dirubah dengan mencantum kan kata “300 Penggemar Iwan Fals”, ini penting agar tidak ada orang yang se-enaknya saja meng-klaim dirinya sebagai Pendiri Ormas Oi padahal belum tentu mereka termasuk orang-orang yang hadir pada silaturahmi tahun 1999 dan tentunya ini akan  memudahkan Penerus kita nanti cara untuk menghormati para Pendiri Ormas Oi serta lebih memudahkan mereka untuk mengupas sejarah pendirian Ormas Oi dalam diskusi-diskusi. Jikalau kita sepakati bersama bahwa para Pendiri Ormas Oi ini adalah para Penggagas  (5 nama) pada silaturahmi tahun1999 maka tanpa harus mengenyampingkan jasa 300 orang tersebut kita bisa katakan mereka itulah adalah para “Penyaksi Pendirian Ormas Oi” dan tentu penerus kita nanti akan tetap menghormati mereka semua dalam berbagai kegiatan resmi Ormas Oi.




Semoga apa yang kita lakukan dan kita kerjakan sekarang ini di Ormas Oi nantinya dapat memudahkan para penerus kita untuk menjalankan Organisasi ini, sudah menjadi tanggung jawab kita untuk memikirkan hal ini mengingat harapan kita semua sama kalau Ormas Oi ini terus ada walau kita sudah tiada. Tanpa disadari kita sedang melukis sejarah, melukis jalan untuk penerus kita menjalankan Ormas Oi ini, kita harus komitmen membuat pondasi Ormas Oi yang baik, menitipkan nilai-nilai yang sudah disepakati bersama kepada Penerus kita agar tidak bergeser sejengkal pun, walau berat tapi saya pribadi yakin jika ada sedikit saja diantara kita yang menjaga itu maka semua tetap berjalan sesuai cita-cita Pendirinya.



Mohon maaf jika tulisan ini kurang berkenan yang pasti tulisan ini saya buat karena bentuk tanggung jawab saya sebagai salah satu anggota Ormas Oi, sekali lagi saya mohon maaf kepada semua para Pendiri Ormas Oi yang terlibat maupun tidak terlibat pada tahun 1999.

Saya tetap sepakat dan berkomitmen untuk menjaga nilai-nilai Organisasi ini untuk tidak bergeser, karena Pemberdayaan Kaum Muda adalah permasalahan Negara yg belum mendapat sentuhan yang baik dari Negara sedang kita sudah melakukannya dengan baik, sudah saatnya kini kita Bangkit dan Percaya diri untuk berbuat dan menjalankan amanat para Pendiri Ormas Oi ini.



Salam Oi.!!!    

NEO AMZAH






APA KATA CUBLUK (KETUA Oi JAKTIM)......KALAU BELUM TIPUS BELUM Oi!!




KALAU BELUM TIPUS, BELUM Oi

BULETIN Oi JAKARTA TIMUR, JAKARTA - Kinerja Oi Jakarta Timur, Fajar "Cubluk" Yulianto dalam memimpin Oi Jakarta Timur setelah terpilih pada tanggal 14 Desember 2014 mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.
Tanggal 30 Desember 2014 Fajar Yulianto selaku Ketua Terpilih menyususun Struktur Kepengurusan bersama Tim Formatur. 23 orang dipilih untuk mendampingi Fajar Yulianto selama 4 tahun kedepan. Setelah menyusun Struktur Kepengurusan dan dengan jargonnya yang fenomenal yakni "Kalau belum tipus belum Oi" Fajar Yulianto yang biasa disapa Kak Cubluk ini langsung menggenjot para pengurus Oi Jakarta Timur dengan jadwal kegiatan yang sangat padat disetiap minggunya.

Bahkan sering kali dalam waktu satu minggu saja, bisa 3 sampai 4 acara kegiatan ataupun pertemuan-pertemuan yang diadakan dan diikuti oleh Kak Cubluk bersama para pengurusnya.
Menurut Soedick Purnomo salah satu Pembina Oi Jakarta Timur, "Terobosan-terobosan Kak Cubluk bersama para pengurus Oi Jakarta Timur sungguh luar biasa dan jauh meningkat dari kepengurusan-kepengurusan sebelumnya, walaupun kepengurusan-kepengurusan sebelumnya juga dinilai sangat baik."

"Cara kerja Kak Cubluk dkk menjadi fenomenal karena tidak hanya sebatas rencana besar dan tebar kata-kata/tebar pesona, tapi ditindaklanjuti dengan aksi konkret dengan implementasi program yang terhitung cepat," lanjut salah satu Pembina Oi Jakarta Timur yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Oi Jakarta Timur selama beberapa periode itu.

Soedick Purnomo menambahkan, "Sosok seorang Ketua seperti Kak Cubluk adalah sosok yang dinilai langka dimanapun organisasi berada. Selain sosok yang humoris dan bisa membuat orang selalu tertawa karna tingkahnya yang lucu, Kak Cubluk adalah sosok yang dibanggakan oleh seluruh Anggota Oi Jakarta Timur, bahkan seorang Ryan Aryanto (salah satu Sekjen Oi Jakarta Timur) merasa lebih bangga ketika bikin status di facebook di koment oleh Kak Cubluk ketimbang statusnya di like oleh Pak Tanto"

Kepengurusan Oi Jakarta Timur dibawah kepemimpinan Kak Cubluk juga dinilai mampu menunjukkan bukti integritas moral yang baik dengan selalu menerima dan meminta masukan-masukan positif dari seluruh Anggota Oi Jakarta Timur dan menanamkan sifat gotong royong.

Menurut Sekjen Oi Jakarta Timur Achmad "Kojex" Hari Priyanto, "Kak Cubluk juga berhasil membuat kami membuat ide program dengan substansi yang pro-kebijakan, bukan pro-popularitas. Dua bulan setelah terpilih menjadi Ketua, Kak Cubluk telah merangsang Saya bersama Neo Amzah dan Soedick Purnomo mengeluarkan terobosan besar dengan membuat sebuah media yaitu Buletin Oi Jakarta Timur. Tentunya hambatan terus ada, karena ini adalah konsep baru, sebuah konsep Buletin yang sampai saat ini masih kami rahasiakan,'' paparnya.

Neo Amzah pun menambahkan, Kak Cubluk menjadi fenomenal berkat pendekatan dan gaya kepemimpinannya yang jujur, lucu, dan bijaksana serta responsif, menjadikan seluruh Anggota Oi Jakarta Timur mencintai sosok ini.
"Gaya Kak Cubluk yang responsif terhadap persoalan organisai dan kemampuan minat bakan para anggota Oi Jakarta Timur dinilai memenuhi aspirasi seluruh anggota Oi Jakarta Timur," tutur Neo Amzah. Diakui Neo Amzah, masih terlalu dini menilai keberhasilan Kak Cubluk hanya dalam beberapa bulan masa jabatan, karna pastinya masih banyak lagi terobosan-terobosan baru yang ada dalam pikirannya.
Tapi, kata dia, sejauh ini, Anggota Oi Jakarta Timur secara umum puas dengan kepemimpinan Kak Cubluk bersama Para Pengurus. "Akan tetapi, kesadaran dan partisipasi seluruh Anggota sangat diperlukan untuk mendukung keberhasilan Oi Jakarta Timur. Tidak hanya pengurus yang super aktif, tapi 'keaktifan seluruh anggota' lah yang lebih diharapkan,'' ucap Neo Amzah.

DIKLAT DASAR I PENGURUS BPK Oi JAKARTA TIMUR


Tugas pertama setelah Ketua Oi Jakarta Timur terpilih pada Musyawarah Kota (MUSKOT) adalah menyusun struktur kepengurusan bersama Tim Formatur. Pengurus disusun/dibentuk berguna untuk membantu kinerja Ketua dalam menjalankan program-program kerja yang sudah ditetapkan pada forum Musyawarah kota dan telah disepakati bersama, tentu pengurus yg ideal untuk ketua ialah pengurus yg solid, padu dan dapat bekerja "Team Work", untuk itu dalam penyusunannya ketua sangat selektif untuk mengangkat seorang pengurus di tiap bidang/divisinya.


Terobosan BPK Oi Jakarta Timur melatih para pengurus Oi ditingkat kota (BPK Oi Jakarta Timur) tidak lain dimaksud untuk mempertajam SKILL para pengurusnya dalam menempati pos-posnya, tentu yg diharapkan adalah para pengurus akan mengerti tugas, wewenang dan tanggung jawabnya ketika sudah diamanatkan tugas mengisi pos tiap bidang/divisi struktur kepengurusan.
Dalam kesempatannya ketua Oi Jakarta Timur, Bpk Fajar Yulianto (Cubluk) mengatakan bahwa "Diklat Dasar I Kepengurusan" Oi Jakarta Timur adalah langkah awal untuk tugas awal juga, dimana nantinya akan adalah lagi pelatihan-pelatihan yang lebih mengasah kemampuan "sang Pengurus BPK Oi Jakarta Timur", tentu sesuai dgn tantangan masing2 tiap Bidang/Divisi, "mereka harus faham dengan tugas dan wewenangnya sebagai pengurus, agar sebuah kebijakan yg diputuskan dalam menjalankan program kerja tidak saling bertabrakan, baik dalam pelaksanaannya maupun laporannya", tegas Cubluk (panggilan akrab ketua Oi Jakarta Timur).

Pada Diklat Dasar I Pengurus Oi Jakarta Timur juga telah disiapkan beberapa materi yg telah disusun oleh anggota-anggota kami yg sudah berpengalaman di Organisasi Oi, mereka juga akan menjadi Fasilitator pada Diklat ini. Alhamdulillah Materi sudah rampung dikerjakan dan sekarang ini hanya tinggal pelaksanaannya saja, Insyaallah Diklat Dasar I ini kami adakan
pada hari Minggu, 8 Maret 2015 di Jakarta Timur, ucap Achmad Hari Priyanto ( SekJen Oi JakTim) pada Buletin Oi Jakarta Timur (4/3/15).














 Tunggu Kehadiran "BULETIN Oi JAKARTA TIMUR" di kota-kota anda.!

 BERITANYA GAYA KITA


 
Back To Top
Copyright © 2014 Berita Oi. Designed by OddThemes